Tuesday, 17 March 2015

4+1 Alasan Kenapa Saya Belum Jadi Dosen

4+1 Alasan Kenapa Tidak Belum Jadi Dosen
Source image : xxpanda7xx deviantart
Banyak teman yang mengira setelah saya lulus S2, saya lantas menjadi dosen. Ada satu senior yang malah dengan PD-nya mengirimkan email kepada saya yang intinya meminta dokumen persyaratan kelulusan dari kampus S1 saya. Dia mengira saya sudah menjadi dosen di kampus tersebut. Ada juga beberapa teman yang berkomentar di social media, mengira saya telah bekerja sebagai dosen (yang entah dimana, haha).

Apakah memang mindset orang Indonesia bahwa setelah lulus S2 akan selalu menjadi pengajar/dosen? Tidak salah memang, namun nowaday tidak semua mahasiswa lulusan S2 memutuskan untuk mengajar. Semua kembali pada pilihan masing-masing individu. Lalu, apa alasan saya belum memutuskan untuk mengajar/menjadi dosen?
Continue Reading...

Tuesday, 3 March 2015

Tentang Menulis


Prolog
Alhamdulillah hingga detik ini saya masih bisa menulis dan berpikir untuk menjadi penulis. 

Menulis dari Hati atau karena Tendensi?
Membaca ulang tulisan saya beberapa tahun lalu, atau dari buku yang telah terbit, terasa sangat berbeda. Kadang saya malah berpikir, apa benar ini saya yang menulis? Bahasanya terlalu bagus, haha. Bisa-bisanya saya menuliskan cerita dengan diksi dan pemilihan kata yang benar-benar tepat sehingga sampai bisa menyentuh hati (ciee).

Untuk beberapa buku yang telah diterbitkan saat saya masih berada di Taipei, khususnya untuk yang true story, pemilihan kata yang saya gunakan "cenderung" lebih bagus. Tidak seperti saat menulis naskah ketika saya sudah berada di Jakarta seperti sekarang ini. Cenderung kaku dan tidak sampai ke hati pembaca (menurut saya). Entah kenapa. Mungkin karena cerita yang saya buat saat berada di tanah rantau yang jauh dari orang tua lebih bisa membuat feel menulis jadi deeper.
Continue Reading...

Friday, 27 February 2015

In the State of Boredom

Source : deviantart

Masa-masa jenuh. Masa-masa ingin mencoba yang lain. Tidak seperti saat waktu kuliah, both master and bachelor degree, dimana saya masih bisa nyambi kerjaan lain, baik itu ngedesain atau sekedar menulis cerpen. Back to the real world, dunia kerja, from-eight-to-five yang sebenarnya sangat menyita tenaga, waktu dan pikiran. Sebenarnya ada jeda waktu kosong seperti saat ini yang saya gunakan untuk blogging  dan sejenak refreshing. But still, I want to do something else instead of working and working on the same thing and in the same place.

Saya memang tipikal orang yang mudah bosan. Saya suka memulai sesuatu yang baru tapi seringnya tidak melanjutkan kalau sudah tidak exciting lagi sama sesuatu itu. Jelek memang. Apalagi kalau saya ingin menjadi seorang enterpreneur yang dituntut untuk stay focus dan istiqomah pada pekerjaan yang sama selama bertahun-tahun. Dan tidak boleh berhenti sebelum usahanya maju dan sukses.
Continue Reading...

Tuesday, 17 February 2015

Be Grateful of the Rain



Be grateful of what you have
Maybe somebody else wanna have what already yours now
Maybe Allah will take it in a blink of an eye
Maybe you will never have it again
Continue Reading...

Tuesday, 10 February 2015

Everyday Rain


Alhamdulillah, everyday rain :)

HUJAN
Sudah 2 hari berturut-turut ibukota diguyur air dari langit. Pertanda berkah. Tapi, sayangnya bagi beberapa orang hujan bukanlah berkah, namun malah menjadi petaka. Banjir dimana-mana, air menggenang setinggi 20 cm atau bahkan sampai setinggi motor. Public transport down, jalanan macet, dipenuhi mobil pribadi dan motor yang memperebutkan space dengan para pejalan kaki.


Setiap hari saya harus menempuh kurang lebih 1,5 km dari kos menuju kantor. Jarak yang lumayan jauh yang harus saya tempuh dengan berjalan kaki. Mengapa? Karena jika saya naik transjakarta atau biasa disebut busway, akan semakin memakan waktu yang lebih lama, 45 menit. Bayangkan hanya 1,5 km saja harus saya lalui berdesakan dengan para karyawan lain yang juga berangkat kerja selama 45 menit. And it's too wasting time. Dengan berjalan kaki saya hanya menghabiskan waktu selama sekitar 15 sampai 20 menit. Itung-itung olahraga juga, hehe. Karena kesibukan sebagai karyawan yang hanya duduk di depan laptop selama 9 jam membuat badan kaku kalau tidak diimbangi dengan olahraga ringan, jalan kaki misalnya :p.
Continue Reading...

Followers

Total Pageviews

Copyright 2015 @dininuzulia | Designed By Templateism and Seo Blogger Templates